Cara Cek Oli Motor, Jangan Sampai Habis!

Sebagai pelumas, oli motor merupakan salah satu fungsi terpenting dari sebuah sepeda motor. Tanpa oli, mesin tidak akan berjalan. Lebih buruk lagi, mengakibatkan antara faring benar-benar aus satu sama lain, akhirnya merusak mesin.

Karena itu penting, oli ini harus selalu diperiksa secara rutin. Karena berbentuk cair dan dapat menguap, maka jumlah oli bisa berkurang atau habis. Saat habis, kamu yang punya motor bagus banget, sob! Jika Anda memiliki sepeda motor, Anda harus selalu memeriksa oli. Jangan kering. Karena saat mengering, uang di rekening bank Anda juga bisa mengering.

Cara Cek Oli Motor

Berikut adalah beberapa cara untuk memeriksa oli . Pemeriksaan ini akan memberi tahu Anda apakah oli perlu diganti atau ditambahkan. Mari kita bersama periksa!

1. Parkirkan motormu dulu

Parkirkan sepeda motor Anda di permukaan yang datar. Ini untuk membuat kualitas pemeriksaan motor lebih akurat. Ini karena permukaan menentukan keselarasan cairan oli di mesin.

2. Standar menengah

Masih untuk alasan yang sama, penggunaan standar antara untuk mengukur atau pemeriksaan yang lebih akurat.

3. Pendinginan mesin

Saat mesin hidup, oli motor langsung mengalir. Karena itu, meski motor baru saja mati, oli mesin masih bisa tertinggal di bagian mesin yang perlu dilumasi.

BACA JUGA :   Honda PCX160 Raffle Dengan Meriakan Pameran Vitual FIFGROUP

Dalam upaya meningkatkan mesin, oli cepat “pulang”, sehingga memudahkan untuk melihat berapa banyak oli yang ada di motor.

Bahkan jika mesin tidak terlalu dingin, oli biasanya tidak sepenuhnya terkumpul sepenuhnya.

Jadi kuatlah saudaraku. Sambil menunggu mesin dingin, cucilah motor Anda terlebih dahulu untuk menghindarinya.

4. Buka penutup oli mesin

Kemudian buka tutup oli mesin. Anda biasanya membutuhkan tang untuk membuka tutup oli mesin. Buka tutup secara perlahan agar mencegah tang tidak menggores tutup. Kemudian Anda dapat menemukan semacam tongkat panjang di dalam tutup oli. Nanti kita cek. Tapi pertama-tama, ikuti instruksi di bawah ini.

5. Pertama bersihkan Tepi Penutup Oli Motor

Tongkat itu disebut dipstick. Fungsinya untuk mengukur seberapa banyak oli mesin yang sudah berkurang. Nah, sebelum digunakan untuk mengecek oli, bersihkan dulu dipstick dengan pel atau lainnya yang bisa dibersihkan. Kemudian tutup kembali tutup oli secara perlahan.

6. Periksa Level Oli Motor

Di sini kita akan memeriksa level oli. Dipstick biasanya memiliki indikator level tinggi atau level rendah. Kini Anda tidak perlu khawatir kehabisan oli jika noda oli masih berada di level atas. Namun, jika sudah pada level rendah, berarti Anda perlu menambahkan oli mesin.

Jangan lupa untuk memeriksa warna oli mesin. Jika masih berwarna kuning kecoklatan, bisa jadi oli mesin bisa bertahan lebih lama. Namun, jika memilih warna hitam, disarankan untuk segera mengganti oli yang baru.

BACA JUGA :   7 Alasan Sepeda Motor Lebih Efektif Dari Mobil, Anda Wajib Tau!

Oli yang sudah berwarna hitam kurang optimal untuk memberikan pelumasan pada mesin. Juga, minyak hitam mudah menguap. Jadi jikaukuran seperti ini, gantilah.

Leave a Comment