Ketahui Manfaat Gadget Untuk Pertumbuhan Anak

Membiarkan anak bermain dengan gadget atau gadget seperti smartphone atau tablet tentu membuat para orang tua waspada. Ini karena bayi takut bergerak malas, menjadi kecanduan perangkat, dan merusak otak serta pertumbuhan dan perkembangannya.

Namun di sisi lain, tidak bisa dipungkiri bahwa kecanggihan teknik yang satu ini bisa menjadi senjata ampuh untuk menenangkan anak yang pemilih.

Nah, kabar baiknya adalah para ahli kesehatan sekarang benar-benar mengizinkan anak-anak untuk bermain dengan perangkat tersebut. Padahal, kata dia, bisa membantu mendukung tumbuh kembang anak. Bagaimana bisa? Berikut ulasan lengkapnya.

Manfaat Gadget Untuk Pertumbuhan Anak

Mulai sekarang, Anda tidak perlu khawatir lagi saat melihat anak Anda bermain dengan smartphone Anda.

American Academy of Pediatrics (AAP) menemukan bahwa tidak hanya membantu menenangkan anak-anak yang rewel, tetapi kehadiran perangkat juga dapat bermanfaat bagi perkembangan anak.

Nah, itulah beberapa manfaat dari membiarkan anak bermain gadget.

Gadget Merangsang Kreativitas Anak

Jangan salah paham. Mengajak anak bermain dengan perangkat sebenarnya bisa menjadi cara untuk merangsang kreativitas mereka.

Pasalnya, saat ini sudah banyak aplikasi yang dapat melatih keseimbangan otak kiri dan kanan anak, salah satunya melalui kegiatan menggambar dan mewarnai.

BACA JUGA :   Spesifiaksi Samsung Galaxy Note 10 Plus Fitur Layar Dynamic AMOLED

Kemajuan teknologi kini memungkinkan penggunaan perangkat baru yang menggabungkan metode menggambar tradisional (menggunakan kertas dan pensil atau krayon) dengan metode teknologi digital.

Ini berarti Anda dapat mengajari anak Anda mewarnai dengan menyentuh atau menggerakkan kursor di layar perangkat tanpa menggunakan krayon.

Kegiatan mewarnai merangsang minat anak dalam berpikir kreatif dengan menggabungkan warna-warna yang berbeda menjadi satu gambar kesukaan anak.

Merangsang Keterampilan Motorik

Keterampilan motorik adalah kemampuan yang melibatkan gerakan otot-otot tubuh seperti bibir, lidah, tangan, dan kaki. Nah, keterampilan motorik anak ini sebenarnya bisa dilatih melalui game edukasi yang tersedia di gadget.

Saat memegang smartphone atau tablet, anak membuka aplikasi, termasuk koordinasi mata dan gerakan jari, hingga permainan berhasil dimainkan.

Dia mengikuti arah kursor selama pemutaran, menekan tombol kanan atau kiri, atau menunjuk ke objek yang diinginkan. Hal ini secara tidak langsung membuktikan bahwa kehadiran gadget dapat melatih kemampuan motorik anak selama masa pertumbuhan.

Latih Pola Pikir

Para ahli sepakat bahwa kemajuan teknologi saat ini dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif anak lebih cepat dan lebih baik.

Keterampilan kognitif adalah kemampuan yang berhubungan dengan berpikir, mengingat, merencanakan, dan memecahkan masalah.

Saat ini banyak sekali media interaktif, video game atau program edukasi lainnya yang dapat merangsang kemampuan berpikir anak.

Dalam permainan puzzle misalnya, anak dirangsang untuk fokus dan mencari cara untuk menyusun potongan gambar secara acak menjadi satu gambar utuh.

BACA JUGA :   Smartphone Terbaru Xiaomi 11T Pro Fast Charging

Permainan seperti ini merangsang kemampuan berpikir anak untuk memecahkan masalah dan melanjutkan ke tingkat berikutnya.

Dengan begitu, Anda tidak perlu lagi khawatir frekuensi bermain gadget akan berdampak negatif terhadap perkembangan kognitif anak Anda.

Berapa Lama Batas Aman Anak Bermain Gadget?

Anda dapat membiarkan anak Anda bermain dengan gadget untuk keuntungan, tetapi Anda tetap perlu memperhatikan batasannya. Betul sekali.

Ingat, di balik manfaatnya yang menggiurkan, gadget tetap memiliki efek negatif yang membuat anak ketagihan.

Dr Jenny Radesky dari FAAP, penulis utama Media and Young Minds, mengatakan orang tua harus tetap aktif mengawasi anak-anak yang menggunakan gadget.

Dengan kebiasaan yang satu ini, pastikan anak Anda tidak punya banyak waktu untuk tidur siang, bermain, belajar, atau berlatih berbicara saat beranjak dewasa.

Pakar kesehatan dan pengamat kesejahteraan anak merekomendasikan agar bayi baru lahir diperbolehkan menggunakan alat dari usia 2-5 tahun.

Hal ini untuk memastikan bahwa orang tua dapat memainkan peran yang cukup dalam melatih anak mereka untuk tumbuh dan berkembang, setidaknya sampai usia dua tahun.

Di usia dua tahun, Anda sudah bisa mengenalkan gadget pada anak. Namun, tetap batasi jumlah waktu bermain gadget Anda maksimal 1 jam per hari.

Kapan pun memungkinkan, mainkan gadget dengan anak-anak dan bantu mereka memahami apa yang mereka lihat di layar perangkat.

BACA JUGA :   Spesifikasi Vivo X51 Tampilan Mewah Desain Elegan

Setelah selesai bermain dengan gadget Anda, jangan lupa untuk mengimbanginya dengan berbagai aktivitas outdoor yang bermanfaat untuk tumbuh kembang anak Anda.

Misalnya, mengajak anak berolahraga, membaca buku cerita, mewarnai gambar, dll.

Leave a Comment