Cara Cepat Dapatkan Modal Pengembangan Bisnis!

Pandemi COVID-19 berdampak besar pada semua sektor usaha, termasuk usaha kecil dan menengah (UMKM). Banyak bisnis harus gulung tikar karena tidak memiliki cukup dana untuk menjalankan bisnisnya. Dianalogikan dengan vaksin, suntikan modal kini menjadi pendorong yang sangat dibutuhkan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mengembalikan roda usahanya.

Pertanyaannya adalah, dari mana harus memulai? Perusahaan di tingkat UMKM umumnya tidak memiliki kekuatan keuangan yang kuat atau solid seperti perusahaan besar lainnya. Belum lagi mengingat situasi pandemi yang tidak menentu seperti sekarang ini.

Tenang, tidak perlu khawatir. Padahal, saat ini sudah banyak cara meminjam modal untuk memudahkan para pelaku UMKM mendapatkan tambahan modal usaha. Nah, mari kita lihat mereka satu per satu!

Cara Cepat Dapatkan Modal Pengembangan Bisnis!

Kredit Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat atau biasa disingkat KUR merupakan program khusus yang dibuat oleh pemerintah untuk mendukung pengembangan usaha kecil. Program ini ditujukan bagi mereka yang melakukan usaha di bidang kehutanan, industri, pertanian, perikanan dan kelautan.

Saat ini KUR telah bekerja sama dengan beberapa bank antara lain Bank Mandiri, BTN dan BNI. Pemilik usaha dapat mengajukan pinjaman hingga Rp 500 juta dengan jangka waktu pengembalian maksimal atau 72 bulan. Dibandingkan dengan program pinjaman standar, tingkat bunga yang dikenakan relatif rendah yaitu 7% per tahun.

BACA JUGA :   Tips Mulai Bisnis Warteg Modern, Keuntungan Banyak!

Modal Ventura

Jika KUR tidak memenuhi kebutuhan Anda, kami dapat menawarkan kepada investor pengajuan modal ventura. Dalam perjanjian modal ventura, seorang investor atau kreditur, sebagai pemilik bisnis, mempercayakan Anda sejumlah uang tertentu. Dana ini harus dikembalikan dalam jangka waktu yang disepakati ditambah persentase dari keuntungan yang dijanjikan.

Dari sudut pandang kreditur dan investor, modal ventura merupakan investasi yang sangat berisiko. Oleh karena itu, pemilik bisnis harus menyiapkan proposal bisnis yang realistis dan persuasif. Terlepas dari segala kekurangannya, modal ventura adalah salah satu cara terbaik yang dapat dilakukan pelaku UMKM untuk mendapatkan tambahan modal.

Kredit Tanpa Agunan

Produk pinjaman lain yang direkomendasikan untuk pelaku UMKM adalah pinjaman tanpa agunan atau KTA. Seperti namanya, pengajuan kredit bisa dilakukan tanpa perlu jaminan aset berharga. Tidak mengherankan jika KTA menjadi populer di kalangan pemilik usaha kecil. Apalagi bunga pinjaman yang dikenakan juga cukup kompetitif.

Hingga tulisan ini dibuat, tambahan modal yang dapat diajukan melalui program KTA dapat mencapai hingga 300 juta rupiah. Jumlah ini sudah pasti cukup untuk bisnis tingkat UMKM. Sedangkan tenornya sendiri bisa mencapai lima tahun.

Kredit Multiguna

Berbeda dengan KTA, kredit multiguna justru mewajibkan pemilik usaha untuk mengajukan aset berharganya sebagai jaminan. Tentunya semakin besar nilai aset yang dijamin, semakin besar pula tambahan modal yang bisa Anda dapatkan.

BACA JUGA :   Anda Harus Tahu.! Cara Menggunakan Sales Funnel Agar Bisnis Online Sukses

Dalam skenario ideal, Anda bisa mendapatkan pinjaman modal hingga Rp5 miliar dengan tenor hingga 10 tahun. Namun, suku bunga yang berlaku untuk program kredit multiguna juga lebih tinggi, biasanya sekitar 15% per tahun.

Pendanaan Online

Anda kini bisa mengajukan pinjaman modal melalui berbagai platform digital yang mulai berseliweran di seluruh tanah air. Dibandingkan dengan pembiayaan bank tradisional, pembiayaan online lebih unggul dalam kepraktisan. Pasalnya, tidak perlu datang secara fisik ke kantor dan menyiapkan semua dokumen yang diperlukan. Lakukan di aplikasi atau di situs web resmi.

Khusus yang sudah menggunakan Aplikasi Utama Wirausaha dapat mengajukan tambahan modal dari menu Modal Usaha di dashboard. Anda memiliki akses langsung ke beberapa penyedia tambahan terkemuka termasuk KUR BRI, Commonwealth Bank, Koinworks dan Modalku.

Dengan nominal pinjaman maksimal Rp 2 miliar, tidak ada alasan bisnis Anda gagal lagi. Selain itu, proses pengajuan dapat dilakukan langsung melalui ponsel atau laptop, menghilangkan proses komunikasi yang rumit dan proses persiapan dokumen fisik yang rumit!

Leave a Comment