Inilah Prinsip Akuntansi dan Prinsip Pelaporan Keuangan, Anda Harus Tahu!

TWIBBONK.com – Inilah Prinsip Akuntansi dan Prinsip Pelaporan Keuangan, Anda Harus Tahu! Jika Anda seorang pelaku usaha yang ingin belajar atau memahami akuntansi, salah satu pengetahuan dasar yang perlu Anda pelajari adalah prinsip-prinsip akuntansi dan pelaporan keuangan. Pasalnya, mempelajari prinsip akuntansi dan pelaporan keuangan akan memungkinkan Anda untuk membuat laporan keuangan yang baik, akurat dan bertanggung jawab ketika laporan keuangan disusun sesuai prosedur yang benar, terstruktur dengan baik, dan prinsip akuntansi yang berlaku umum diterapkan.

Penerapan prinsip akuntansi terhadap laporan keuangan itu sendiri bertujuan untuk menghasilkan informasi keuangan yang relevan, dapat diperbandingkan, dan memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan.

Apa itu prinsip akuntansi?

Anda bisa memahami beberapa penjelasan di bawah ini agar anda lebih mengerti mengenai apa itu prinsip akuntansi. Dengan menerapkan prinsip akuntansi untuk produk akuntansi, kami memberikan evaluasi yang objektif untuk mencegah masalah di masa depan.

Karena laporan keuangan merupakan sumber informasi utama bagi para pemangku kepentingan untuk mengetahui keadaan perusahaan, maka laporan yang disusun juga harus mudah dipahami dan dibaca oleh semua pihak yang membutuhkan informasi tersebut. Oleh karena itu, harus ada konsistensi dalam penyusunan laporan keuangan yang menciptakan prinsip akuntansi yang disebut juga prinsip akuntansi yang berlaku umum (GAAP) atau prinsip akuntansi yang berlaku umum (GAAP).

BACA JUGA :   Pilihan Terbaik Reksadana Pendapatan Tetap 2021

Prinsip Akuntansi dan Prinsip Pelaporan Keuangan, prinsip akuntansi dibuat untuk memberikan keseragaman dalam laporan keuangan, namun prinsip akuntansi di setiap negara mungkin berbeda karena setiap negara menyesuaikan dengan kebutuhan informasi dan faktor lainnya. Prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia diatur oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), suatu badan resmi yang memiliki kewenangan untuk mengatur aturan dan kebijakan akuntansi yang harus ditegakkan oleh seluruh institusi di Indonesia.

Prinsip Akuntansi Berterima Umum

Berikut adalah 10 prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia yang perlu Anda ketahui untuk diterapkan lebih lanjut dalam laporan keuangan Anda.

Entitas Ekonomi

Asas pertama disebut juga asas kesatuan ekonomi atau asas kesatuan entitas. Prinsip pertama meyakini dan mengakui bahwa perusahaan adalah entitas ekonomi yang terpisah dari pemiliknya dan entitas ekonomi lainnya.

 Periode Akuntansi

Prinsip kedua berfokus pada periode yang berlaku untuk penyusunan laporan keuangan, dan periode yang umum digunakan adalah satu tahun dari tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember.

Satuan Moneter

Prinsip ketiga berfokus pada mata uang yang harus digunakan untuk mencatat semua transaksi yang dilakukan oleh bisnis atau bisnis, dan tidak mengandung unsur non-kuantitatif.

Biaya Historis

Sesuai dengan prinsip biaya historis, transaksi yang dicatat dalam laporan keuangan hanya merupakan harga akhir yang disepakati oleh pihak-pihak yang bersangkutan.

Kontinuitas Bisnis

Prinsip kelima, yaitu prinsip kelangsungan usaha dimana suatu perusahaan atau bisnis dianggap terus beroperasi. Oleh karena itu, suatu perusahaan atau badan hukum wajib menyusun laporan keuangan secara berkala dan mengevaluasi kinerja perusahaan secara berkala.

BACA JUGA :   Tips Mudah Menyusun Laporan Keuangan 2021

Pengungkapan Penuh

Prinsip ini menekankan perlunya pencatatan yang lengkap dalam bentuk ringkasan dari semua informasi tentang transaksi yang dilakukan oleh suatu perusahaan selama periode waktu tertentu.

Pertemuan

Prinsip pencocokan menekankan perlunya mencocokkan biaya yang dikeluarkan perusahaan dengan pendapatan yang diterimanya.

Konsistensi

Fokus yang ditekankan oleh prinsip konsistensi sudah terlihat dari namanya. Prinsip tunggal ini mengharuskan perusahaan untuk menyusun laporan keuangannya secara konsisten atau menggunakan semua metode, prosedur dan kebijakan yang diterapkan pada laporan keuangan yang tetap dan tidak berubah. Tujuannya agar dapat membandingkan laporan keuangan satu periode dengan periode lainnya untuk evaluasi kinerja.prinsip materialitas

Prinsip terakhir adalah prinsip materialitas, yang mengakui catatan dan ukuran akuntansi yang memiliki nilai atau memiliki nilai nosional dan dapat dijual.

Artikel Seputar Tentang Bisnis Anda Bisa Membacanya di Sini : www.twibbonk.com

Artikel terupdate tentang informasi menarik dan sangat bermanfaat dari Twibbonk.com, Ayo bergabung dan Ikutin chanel Telegram dengan Klik Link https://t.me/twibbonk Agar tidak ketinggalan dengan berita terupdate dari Twibbonk.com Selamat bergabung terima kasih.

Leave a Comment