Ide Bisnis Hidroponik Dari Hobi Bercocok Tanam 2021

TWIBBONK.com – Ide Bisnis Hidroponik Dari Hobi Bercocok Tanam 2021. Jika Anda merasa memiliki hobi baru selama pandemi ini: bertani, Anda tidak sendirian. Kini, banyak yang menekuni dunia pertanian, baik sebagai hobi atau mengikuti tren bercocok tanam di masa pandemi ini. Saatnya ubah hobi menabur menjadi peluang bisnis yang tidak hanya menghasilkan sayur, tetapi juga uang.

Kita tahu bahwa di bulan-bulan setelah pandemi, banyak orang mulai menyadari pentingnya makan sehat dan makanan yang kita makan sehat.

Jadi kita perlu tahu dari mana makanan ini berasal. Itulah sebabnya banyak menekuni dunia tanam, khususnya menanam sayuran dengan cara ide bisnis hidroponik.

Ide bisnis Hidroponik atau budidaya tanpa tanah adalah suatu bentuk kegiatan pertanian di mana tanaman sayuran dan buah-buahan ditanam dengan menggunakan air sebagai media utama tanpa menggunakan tanah.

Media pendukung tanaman hidroponik lainnya antara lain rock wool, arang sekam, sabut kelapa, busa/spons, pasir, kerikil, batu apung dan daun kering.

Karena tanaman tidak menggunakan tanah, akarnya menyerap nutrisi dari air itu sendiri. Untuk itu kebutuhan akan unsur hara dan pupuk harus selalu dijaga agar tanaman selalu tumbuh subur.

Ide bisnis Hidroponik sangat cocok untuk daerah dengan kondisi irigasi yang buruk. Hal ini dikarenakan kebutuhan air kurang dari 10% dibandingkan dengan budidaya konvensional menggunakan tanah.

BACA JUGA :   Cara Mudah Menjadi Desainer Grafis Profesional

Hidroponik memiliki keunggulan sebagai berikut dibandingkan budidaya media tradisional:

  • Tidak membutuhkan banyak lahan
  • Tidak membutuhkan lahan
  • Membutuhkan lebih sedikit pupuk dan nutrisi
  • Kebutuhan air rendah
  • Dapat dikombinasikan dengan budidaya
  • Sayuran lebih bersih dan steril
  • Tidak membutuhkan banyak perawatan
  • Rumput liar tidak tumbuh
  • Lebih banyak pendapatan
  • Panen lebih mudah
  • Sayuran hidroponik tidak semuanya laku saat di jual di pasaran. Pertama, pertimbangkan sayuran yang laku di daerah Anda dan yang tidak.

Sayuran pada umumnya merupakan sayuran yang paling banyak digunakan dalam industri makanan seperti food stand dan restoran. Karena itu adalah bidang yang paling dibutuhkan.

Beberapa di antaranya adalah sawi, bayam hijau, bayam merah, kangkung, cabai rawit, pak choy, selada hijau, selada keriting, cabai, daun bawang, seledri dan tomat.

Jenis sayuran yang diinginkan pasar juga berbeda. Ini karena restoran tertentu biasanya meminta lebih banyak sayuran bayi, yaitu sayuran yang sangat muda. Misalnya baby bak choi, baby bayam merah, baby mustard.

Harga tanaman sayuran hidroponik juga lebih tinggi dari sayuran biasa. Karena dirawat dengan cermat dan bebas pestisida.

Kemudian rasio alami bisa mencapai 99%, sehingga banyak petani hidroponik menengah bisa mendapatkan setidaknya 3 hingga 5 juta dolar per bulan.

Bisa dibayangkan berapa keuntungan yang bisa diperoleh petani sayuran hidroponik dengan harga jual di atas rata-rata?

BACA JUGA :   Cara Sukses Menjalankan Bisnis Dropshipper 2021

Selain keuntungan yang sangat menjanjikan, sistem hidroponik mudah dioperasikan.

Salah satu kemudahan yang didapat petani adalah lebih mudah mengatur unsur hara yang dibutuhkan tergantung dari jenis tanamannya. Di sisi lain, jika Anda menggunakan tanah, Anda tidak dapat mendeteksi nutrisi.

Mengingat ide bisnis hidroponik relatif mudah ditanam dengan modal yang relatif murah, maka diharapkan sistem pertanian modern ini akan menjadi solusi bagi petani di masa depan ketika lahan pertanian Indonesia terbatas.

Tidak ada alasan untuk tidak bercocok tanam di lingkungan yang sempit dan padat penduduk.

Di zaman modern sekarang ini, ketika teknologi semakin maju dan manusia cukup pintar untuk mendobrak batasnya, tanah tidak lagi dibutuhkan.

Salah satu sistem pertanian yang dapat dilakukan di lingkungan terbatas adalah sistem hidroponik.

Pada dasarnya, ada dua jenis sistem yang digunakan dalam sistem hidroponik. Yaitu, sistem hidroponik dan teknik film nutrisi (NFT).

Secara umum, sistem hidroponik hanya digunakan untuk penelitian dan produksi komersial khusus, karena sistem pertanian cukup kompleks. Dalam sistem hidroponik, akar tanaman sengaja digantung di udara dan kemudian dipadatkan menjadi larutan nutrisi.

Di sisi lain, sistem tanam NFT dapat dikatakan lebih produktif karena cara pengolahannya lebih mudah dan tidak rumit dibandingkan aerophonic.

Dalam sistem ini, sistem penanaman tergantung pada pengoperasian pompa air dan aliran listrik. Ketika kedua komponen ini terganggu, aliran nutrisi ke tanaman juga terganggu.

BACA JUGA :   Tips Mudah Membuat Logo Terbagus Khusus Merek Bisnis

Sekarang setelah Anda memahami sistem hidroponik, saatnya untuk memulai bisnis hidroponik ini dalam skala rumahan atau mengembangkan sendiri dalam skala industri.

Leave a Comment