Cara Dan Solusi Mengatasi Penyebab Mobil Boros Bensin

TWIBBONK.com – Cara Dan Solusi Mengatasi Penyebab Mobil Boros Bensin,

Meski ada mobil listrik, mobil berbahan bakar bensin tetap menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia. Alasan utamanya adalah lebih murah dan lebih mudah perawatannya.

Mobil berbahan bakar bensin juga dinilai lebih irit dalam hal konsumsi bahan bakar. Padahal, jika dihitung, konsumsi bahan bakar mobil bensin jauh lebih boros dibandingkan mobil listrik. Artinya, kendaraan listrik lebih sulit dirawat.

Salah satu sistem penghemat bahan bakar yang penting adalah teknologi injeksi bahan bakar elektronik. Sistem ini berfungsi untuk lebih mengoptimalkan suplai bensin ke intake manifold. Hal ini memungkinkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.

Nah, jika Anda pengguna kendaraan bensin, Anda sudah melakukan berbagai upaya setiap bulannya untuk menghindari kemewahan. Mungkin Anda perlu mengetahui faktor-faktornya. Sekarang lihat di bawah untuk mengetahui apa yang menyebabkan asap knalpot dari mobil Anda.

Solusi dan penyebab mobil berbahan boros bensin

1. Kampas kopling selip

Penyebab nomor satu mobil boros adalah selipnya kampas kopling. Slip pada lapisan kopling mengganggu proses powertrain dari mesin ke transmisi. Melakukannya akan mencegah semua RPM mesin tersalurkan. Karena itu, kecepatan mobil tetap rendah meski gasnya terbuang percuma meski gas sudah diinjak penuh.

2. Filter udara tersumbat

Filter udara berfungsi sebagai media filter bagi udara yang masuk ke ruang bakar. Cara kerjanya adalah dengan memblokir aliran udara di dalam saluran dengan bahan seperti kertas atau kain berpori besar. Oleh karena itu, hanya udara yang dapat melewati lapisan filter.

BACA JUGA :   Spesifikasi Harga Mobil Jaguar Terbaru dan Termahal 2021

Karena filter berbentuk kertas atau kain berpori besar, Anda perlu memastikan bahwa endapan debu akan menutupi filter udara untuk waktu yang lama dan tidak akan mengganggu kelancaran aliran udara.

Sangat mudah untuk memeriksanya. Lepaskan filter dan bersihkan dengan air bertekanan kuat untuk membersihkan debu. Jika tidak ingin terlalu repot, bawalah mobil Anda ke bengkel resmi atau terpercaya.

3. Velg yang dimodifikasi

Fiksasi tidak selalu baik dan efektif. Sebagian besar generasi milenial yang memiliki mobil cenderung lebih menyukai velg yang lebih lebar dan pelek yang lebih besar. Tujuannya adalah untuk mempercantik mobil Anda, tetapi tahukah Anda bahwa memiliki roda yang lebih besar berarti Anda lebih banyak membuang-buang mobil Anda?

Pada pandangan pertama, roda besar tidak ada hubungannya dengan mesin, tetapi ada beberapa korelasi yang perlu dipertimbangkan. Roda besar biasanya lebih berat dari roda standar. Tentu saja hal ini menyebabkan mesin mengkonsumsi tenaga tambahan saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi.

Di sini, roda yang lebih besar membutuhkan lebih banyak gesekan dan mobil harus mengkonsumsi lebih banyak tenaga. Akibatnya, bahan bakar yang terbuang lebih banyak.

4. Mesin belum tune-up

Penyebab keempat pemborosan mobil adalah mesin mobil tidak disetel. Intinya komponen mesin seperti busi, celah klep, throttle body, injector dan banyak komponen lainnya tidak terawat dengan baik.

BACA JUGA :   Cara Mudah Membuat Sepeda Motor Injeksi Lebih Irit 2021

Oleh karena itu, mesin harus dirawat melalui tune-up. Caranya sangat mudah. Bawa mobil Anda ke bengkel terpercaya atau resmi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Saat mobil setelah tune up, penggunaan bahan bakar akan jauh lebih hemat dibandingkan sebelum tune up.

5. Ban mobil kempes

Siapa sangka ban mobil kempes bisa menyebabkan mobil boros? Hal ini karena ban kempes menciptakan gesekan antara ban dan aspal, yang mengharuskan mesin untuk mengkonsumsi daya tambahan untuk tetap berjalan.

Itu selalu ide yang baik untuk memeriksa tekanan ban Anda untuk menghindari tusukan yang menyebabkan asap knalpot mobil Anda. Pastikan tekanan antara ban depan dan belakang ideal agar mobil dapat dikendarai dengan nyaman dan hemat bahan bakar.

6. AC terlalu dingin

Saat udara kembali hangat, AC menjadi hal penting saat berkendara. Namun, meskipun AC sangat penting, penting juga untuk diketahui bahwa memasang AC yang terlalu dingin dapat mengakibatkan mobil lebih boros.

Pasalnya, daya yang dibutuhkan kompresor AC sangat besar, sehingga tenaga mesin harus dibagi dengan kompresor AC. Ini membakar lebih banyak bensin dan membuat mobil membuang-buang bensin.

7. Modifikasi knalpot

Banyak orang sengaja melepas catalytic converter untuk meningkatkan performa mobil. Konverter katalitik sendiri berguna untuk menyaring gas yang terbentuk selama pembakaran mesin. Tanpa komponen tersebut, gas sisa pembakaran bisa langsung keluar melalui knalpot.

BACA JUGA :   Kymco Hadirkan RK S150 Motor Terbaru 2021

Meski tenaga yang dihasilkan lebih besar, tetap saja boros mobil dibandingkan mobil yang menggunakan catalytic converter.

Leave a Comment