Penyebab Dan Solusi Mengatasi Motor Cepat Panas 2021

TWIBBONK.com – Penyebab Dan Solusi Mengatasi Motor Cepat Panas 2021, pengendara sepeda motor jarak jauh harus mengalami mesin yang terlalu panas dengan cepat. Ini karena sistem penggerak motor dimulai dengan pembakaran. Pembakaran menghasilkan panas yang dapat mencapai suhu yang sangat tinggi, melelehkan komponen yang terbuat dari plastik.

Pada umumnya saat berkendara dalam posisi stagnan, mesin motor yang panas sering muncul. Jika mesin terlalu panas atau terlalu panas, tidak memiliki banyak tenaga. Tentu saja kondisi tersebut sangat menghambat perjalanan kami.

Overheating sendiri bisa disebut dengan tingkat temperatur yang melebihi batas normal komponen mesin. Hilang nya cairan kecil dan kinerja mesin dan mudah cepat panas. Namun, untuk motor keluaran arus, beberapa sensor seperti Electronic Control Unit (ECU) telah ditanamkan untuk menyesuaikan kinerja komponen pendingin secara optimal.

Penyebab mesin terlalu panas

Jika sepeda motor Anda kepanasan, Anda pasti akan bingung. Untuk melakukan ini, Anda harus terlebih dahulu menentukan penyebab mesin terlalu panas. Nah untuk mengetahui penyebab mesin cepat panas, simak di bawah ini.

1. Penggunaan bahan bakar yang tidak tepat

Faktor utama yang membuat motor cepat panas adalah bahan bakar bensin yang tidak bagus. Terjadinya mesin motor panas bisa menjadi masalah kecil yang tidak berbahaya. Namun untuk mengatasi kerusakan mesin motor digunakan bahan bakar yang memiliki angka oktan sesuai dengan spesifikasi motor.

BACA JUGA :   Cara Mudah Memperbaiki Stang Motor Goyang / Tidak Stabil

Saat menggunakan bahan bakar beroktan tinggi, pembakaran yang dihasilkan oleh mesin benar-benar terbakar. Selain itu, penggunaan bahan bakar beroktan tinggi untuk motor juga menghasilkan output yang tinggi. Namun, jika menggunakan bahan bakar beroktan tinggi tidak cocok untuk motor, mesin akan cepat panas.

Misalnya saat menggunakan bahan bakar beroktan tinggi seperti Pertamax Turbo pada motor lawas seperti Mio. Karena itu, bahan bakar ini tidak cocok untuk mesin cepat panas. Oleh karena itu, bahan bakar beroktan tinggi tidak selalu baik untuk mesin sepeda motor karena harus disesuaikan dengan spesifikasi mesin.

2. Penggantian oli yang terlambat/tidak teratur

Penyebab lain mesin motor terlalu panas adalah mengganti oli mesin yang terlambat. Penggantian oli yang tertunda dapat menyebabkan motor dengan transmisi motor cepat panas. Hal ini dikarenakan oli pada motor berfungsi untuk meminimalisir gesekan antar komponen lainnya.

Jika gesekan mesin terlalu tinggi, mesin cepat panas. Tidak hanya motor akan cepat panas, juga dapat merusak bagian-bagian motor. Itulah mengapa penting untuk mengganti oli mesin Anda secara teratur untuk memastikan kinerja mesin Anda selalu optimal dan tidak menghasilkan panas.

3. Masalah sirkulasi oli

Fungsi oli pada motor tidak hanya untuk digunakan sebagai oli pelumas, tetapi juga sebagai pendingin mesin motor. Karena itu, sirkulasi oli yang buruk dapat menyebabkan mesin cepat panas. Cara pendinginan yang dilakukan oli adalah dengan menyerap panas mesin dan mendistribusikannya ke seluruh komponen mesin.

BACA JUGA :   Motor Honda SM Sport V16 Mirip Dengan Harley

4. Masalah sirkulasi sistem pendingin

Hal ini biasanya terjadi pada sepeda motor dengan sistem pendingin cair seperti Honda CB150, Vixion dan Vario 150. Fungsi dari coolant ini adalah untuk menyerap panas mesin, namun untuk menghalangi aliran air jika sirkulasi airnya buruk.

Saat mesin dingin, jangan periksa kondisi mesin panas untuk melihat apakah sirkulasi air mungkin terhambat. Periksa kondisi mesin panas, air di saluran akan menyembur, jadi tunggu mesin dingin. Caranya adalah dengan membuka tutup radiator. Tangan harus dilap dengan kain untuk menghindari uap panas yang tersisa di mesin.

Jika radiator terbuka, periksa level cairan pendingin untuk memastikan volumenya terpenuhi. Kemudian, ketika mesin dihidupkan dengan tutup terbuka, air di radiator disirkulasikan. Bahkan dalam kondisi panas saat mesin dihidupkan, air di radiator cukup diam, yang menyumbat radiator dan cairan pendingin.

5. Mesin bekerja untuk waktu yang lama

Tentu saja, menjalankan mesin terlalu lama dapat menyebabkan mesin menjadi panas. Hal ini biasanya terjadi saat mengendarai sepeda motor dalam waktu lama atau berkendara jarak jauh. Dalam hal ini, proses pendinginan mesin tidak perlu dihentikan hanya dengan mengoptimalkan kecepatan kendaraan.

Leave a Comment