Denda Tilang dan Pasal Yang Belaku Saat Lampu Motor Mati

TWIBBONK.com – Denda Tilang dan Pasal Yang Belaku Saat Lampu Motor Mati, Semua pengendara sepeda motor harus menyalakan lampu saat berkendara siang atau malam hari.

Jika tidak, Anda akan didenda dengan tilang sepeda motor. Tentu Anda tidak menginginkan itu. Selain itu, denda yang harus dibayarkan cukup besar.

Peraturan tentang kewajiban menyalakan lampu sepeda motor sudah ada sejak tahun 2009 dan diatur dalam Pasal 107 UU tersebut. pasal 22 tahun 2009 tentang lalu lintas jalan. Artikel tersebut memiliki dua poin. Poin-poinnya adalah:

  • Pengemudi wajib menyalakan lampu utama kendaraan yang digunakan di jalan pada malam hari dan dalam kondisi tertentu.
  • Selain memenuhi ketentuan ayat (1), pengendara sepeda motor wajib menyalakan lampu utamanya pada siang hari.

Dari artikel diatas dapat kita simpulkan bahwa sudah menjadi kewajiban setiap pengendara sepeda motor untuk menyalakan lampu sepeda motor pada siang dan malam hari. Jika Anda tidak mematuhinya, Anda harus bersedia membayar denda sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Berapa denda tilang motor mati?

Pasti banyak orang yang ingin mengetahui besaran denda tilang motor mati. Menariknya, dendanya berbeda untuk mengendarai sepeda motor di siang hari dan di malam hari. Lihat di bawah untuk lebih jelasnya.

Malam hari

Nah, jika Anda mengendarai sepeda motor di malam hari dengan lampu utama mati, pengendara sepeda motor bisa diancam hukuman satu bulan penjara atau hingga Rp. 250.000

BACA JUGA :   Ayo Ketahui Generasi Honda Scoopy Dari Masa Ke Masa

Kegagalan untuk membayar denda dapat mengakibatkan hukuman penjara hingga satu bulan. Oleh karena itu, selalu ada baiknya Anda menyalakan lampu depan saat mengendarai sepeda motor di malam hari.

Siang hari

Sedangkan denda karena tidak menyalakan lampu di siang hari hingga 15 hari penjara atau denda hingga 1.000 rupee. Denda sebesar 100.000 diatur dalam Pasal 107 Ayat 2 UU Lalu Lintas Jalan sesuai dengan Pasal 293 Ayat 2 UU LLAJ.

Denda karena tidak menyalakan lampu depan sepeda motor Anda di siang hari sebenarnya lebih ringan. Namun, Anda tetap perlu menyalakan lampu untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Sesuai regulasi terkait, kini semua pabrikan sepeda motor telah melengkapi produknya dengan fungsi automatic headlight on (AHO). Fitur ini memungkinkan Anda untuk menyalakan lampu sepeda motor tepat setelah Anda menyalakannya.

Semua sepeda motor modern sudah dilengkapi dengan automatic headlight on (AHO), namun banyak yang masih mendapatkan karcis karena lampu sepeda motor padam. Rata-rata disebabkan oleh lampu sepeda motor yang rusak dan belum diperbaiki.

Itu selalu merupakan ide yang baik untuk memeriksa apakah lampu sepeda motor menyala atau tidak untuk menghindari tiket. Jika tidak menyala, disarankan untuk segera memperbaikinya atau menggantinya dengan lampu baru.

Penting untuk diingat bahwa polisi berhak mengeluarkan tilang bagi pengendara sepeda motor yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas. Tidak ada lagi alasan untuk lampu depan sepeda motor yang rusak atau lupa menyalakan lampu depan Anda. Karena tentunya Anda akan dikenakan denda tilang sepeda motor.

BACA JUGA :   Warna Terbaru Honda CBR250RR 2021

Suka atau tidak, Anda harus membayar denda. Kami menyarankan Anda untuk mematuhi semua peraturan lalu lintas yang berlaku, termasuk menyalakan lampu depan, saat berkendara di jalan bebas hambatan pada siang atau malam hari.

Lebih baik menghabiskan uang untuk merawat sepeda motor Anda, seperti ganti oli atau servis berkala, daripada membuang-buang uang untuk membayar denda sepeda motor yang mati. Harap terus berpikir seperti kami untuk mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Kali ini cukup sekian informasinya.

Leave a Comment