Penyebab Dan Cara Mengatasi Setir Mobil Berat 2021

TWIBBONK.com – Penyebab Dan Cara Mengatasi Setir Mobil Berat 2021, salah satu masalah yang sering terjadi pada mobil manual dan mobil bergerak adalah roda kemudi yang berat. Masalah ini membuat berkendara mobil menjadi kurang nyaman. Jika demikian, apa yang menyebabkan masalah? Nah, untuk mengetahui penyebab lingkar kemudi berat dan cara mengatasinya, simak informasi Automotive.com berikut ini:

Tak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, setir yang berat juga bisa membahayakan keselamatan. Hal ini dikarenakan performa setir berkurang dan mobil kurang dikendalikan. Ketika ini terjadi, Anda pasti membutuhkan perbaikan.

Perbaikan kemudi mobil besar dapat dilakukan oleh bengkel resmi atau tidak resmi yang memiliki pengalaman dalam menangani masalah ini. Jika kerusakannya parah, perbaikannya bisa sangat mahal.

Ada banyak alasan mengapa pegangan menjadi berat. Anda harus mengetahui apa penyebab nya sebelum anda mengatasi masalah nya. Sekarang lihat di bawah untuk mengetahui apa yang menyebabkan kemudi mobil berat.

Cara mengatasi penyebab kemudi mobil berat

1. Kurangi oli power steering

Penyebab pertama adalah berkurangnya cairan atau oli di power steering. Dalam hal ini performa power steering tidak maksimal dan lingkar kemudi terasa berat saat berputar.Fungsi oli power steering adalah memberikan tekanan yang besar pada piston. Karena itu, jika cairannya besar, kinerja piston akan berkurang dan pegangannya menjadi berat.

BACA JUGA :   Suzuki Baru Hadirkan Keluaran Tebaru Trail DR200 dan Tourer V-Strom 250

Untuk mengatasi masalah ini, cukup menambahkan oli power steering. Namun jika setir masih terasa berat, kemungkinan besar penyebabnya bukan penurunan oli power steering.

2. Sabuk power belt rusak

Penyebab kedua adalah power steering belt atau sabuk power belt yang rusak. Komponen-komponen ini mendukung kinerja power steering, memungkinkannya untuk memulai dan menghentikan putaran.

Jika kondisi power belt putus atau kendor, otomatis power steering bekerja kurang maksimal, yang membuat setir lebih berat. Untuk mengatasi masalah ini, ganti sabuk power steering lama dengan yang baru.

Harga sabuk power steering bervariasi dari mobil ke mobil. Namun, harganya cukup murah, mulai dari 100.000 hingga 300.000 tergantung model kendaraannya.

3. Rack stering rusak

Jika roda kemudi yang berat menjadi penyebab rak kemudi atau rak kemudi rusak, bersiaplah untuk menabraknya. Karena harga steering rack cukup mahal. Mengganti salah satu bagian ini akan menghabiskan biaya jutaan rupiah.

Bisa jadi karena penggunaan yang lam dan tidak pernah di ganti makanya bisa rusak. Mengatasi masalah ini biasanya membutuhkan penggantian komponen untuk memastikan rak kemudi bekerja secara optimal.

Ciri khas dari steering rack yang rusak adalah setir terasa berat saat pertama kali start dan sulit untuk dikemudikan. Tapi begitu mesin mobil memanas dan rak power steering mulai memanas, power steering mudah digunakan kembali.

BACA JUGA :   Cara Mengatasi Ban Tubeless Bocor Halus Pada Motor 2021

Roda kemudi dapat menyala kembali setelah rak kemudi mulai memanas, tetapi masalah ini masih mengganggu. Saat berbelok dengan kecepatan tinggi, seperti saat parkir, roda kemudi bisa kehilangan bobot lagi.

Apakah penyebab roda kemudi Anda semakin berat karena kerusakan pada rak kemudi atau masalah lainnya, ada baiknya Anda memperbaikinya di bengkel resmi.

4. Ban yang kempes

Berat setir mobil dapat disebabkan tidak hanya oleh masalah power steering, tetapi juga oleh tekanan ban yang tidak mencukupi. Periksa tekanan ban. Jika tidak, pastikan memenuhi standar. Jika tidak, tambahkan angin.

Disarankan untuk memeriksa tekanan udara secara berkala untuk mencegah pegangan menjadi berat. Karena ban masih bersistem power steering, tekanan ban yang rendah bisa berpengaruh.

Saat tekanan angin rendah, power steering otomatis aktif lebih keras. Jadi, ada 4 alasan kenapa lingkar kemudi terasa berat. Kami berharap informasi Automotive.com di atas dapat menjadi solusi Anda untuk mengatasi dan memperbaiki kemudi mobil yang berat.

Leave a Comment