Cara Mudah Mengelola Keuangan Dengan Metode 10-20-30-40

TWIBBONK.com – Cara Mudah Mengelola Keuangan Dengan Metode 10-20-30-40.

Cara mudah mengelola keuangan dengan OJK otoritas jas keuangan yang akan di bagikan dalam artikel ini. Kelas pendidikan umum juga menggunakan metode ini karena lebih mudah dipahami dan diingat.

Cara Mengelola keuangan atau arus kas atau cash flow dalam sesi pelatihan yang saya bicarakan adalah metode atau sistem penggunaan keuangan dengan cara yang baik dan benar. Kedengarannya aneh, tetapi fakta bahwa perencana keuangan memiliki alasan untuk menggambarkan arus kas sebagai cara membelanjakan uang membuat para peserta lebih mudah memahaminya dalam bahasa yang sederhana dan sedikit aneh.

Sekarang, mari kita bahas beberapa Cara mengelola keuangan Anda dengan cara 10-20-30-40. Menambahkan angka-angka ini bersama-sama memberikan hasil 100, yang berarti Anda juga dapat menyebutnya sebagai 1,2,3, dan 4 bagian atau metode 10, 20, 30, dan 40 persen. Berikut cara menggunakan uangnya dengan baik dan benar.

10 atau 10 persen atau 1 bagian dari semua cara mengelola keuangan yang kita terima disumbangkan untuk anak yatim, amal, atau masyarakat. Misalnya, 10% dari keuangan kita dapat digunakan untuk membangun kapel, termasuk sedekah, zakat, zakat fitrah, membantu anak yatim, sedekah untuk fakir miskin, dan dana untuk membantu orang-orang terdekat kita (misalnya orang tua, saudara laki-laki atau perempuan). atau lainnya yang membutuhkan dukungan keuangan keluarga

BACA JUGA :   Definisi Dari Reksa Dana, Jenis, serta Keuntungan dan Risikonya

Dua puluh atau dua puluh persen atau setengah dari jumlah total yang kami terima dapat digunakan untuk membayar tabungan, investasi, dan polis asuransi. Simpan untuk investasi yang memiliki tujuan jangka pendek atau menengah hingga panjang, seperti dana darurat. Misalnya dana pendidikan anak atau dana pensiun. Anda juga harus Membeli Asuransi Jiwa, kesehatan, kendaraan dan lain nya agar tetap terjaga dan tetap waspada.

30, 30% atau sepertiga dari pendapatan kotor Anda dapat digunakan untuk melunasi hutang. Artinya, siapa pun bisa memiliki utang asalkan memiliki utang produktif, seperti utang kepemilikan rumah, utang kepemilikan kendaraan, atau utang modal usaha. Tidak lebih dari 30%.

40 atau 40 persen atau 4 bagian dari pendapatan kotor tersedia untuk kebutuhan keluarga dan pribadi. Contoh kebutuhan keluarga antara lain kebutuhan pribadi seperti makan, belanja dapur, listrik, air, uang sekolah anak, transportasi, wisata keluarga, pergi ke penata rambut, membeli pakaian, membeli alat penata rambut, atau hobi lainnya.

Nah, itulah tips-tips mengatur keuangan dengan cara 10-20-30-40 yang bisa Anda praktikkan untuk menggunakan gaji atau penghasilan bulanan Anda dengan benar.

Demikian artikel yang bisa Twibbonk rangkum seputar tentang Cara Mudah Mengelola Keuangan Dengan Metode 10-20-30-40, semoga bermanfaat dan membantu untuk anda terima kasih.

Leave a Comment