Cara Membaca Trend Saham Paling Mudah 2021

TWIBBONK.com – Cara Membaca Trend Saham Paling Mudah 2021, beberapa tahun yang lalu saya menulis artikel tentang membaca tren saham dengan mudah.

Artikel ini menggunakan konsep atau metodologi rata-rata bergerak selama periode 50 hari dan 150 hari.

Sekarang kembali menulis artikel berjudul Baca Tren Saham dengan Mudah (Bagian 2). Jika Anda masih menggunakan MA50 dan MA150, bagaimana situasi saat ini di tengah situasi COVID-19? Melihat chart terakhir (Maret 2020), bagaimana posisi MA 50 dan 150? MA 50 berada di bawah MA150 yang artinya kondisi sedang dalam tren bearish. Kapan itu benar-benar terjadi? Sejak Juni 2019. Memang sejak Juni 2019, pasar saham kita sudah memasuki zona downtrend dan downtrend semakin parah di bulan Maret 2020.

Selain rata-rata bergerak, ada juga metrik lain yang saya suka, Ichimoku Cloud. Nama tersebut bernuansa Jepang karena pencipta pertama indikator ini adalah seorang jurnalis Jepang bernama Goichi Hosoda pada akhir tahun 1960-an. Indikator ini sekilas sangat kompleks, tetapi saya akan menjelaskan secara singkat cara membacanya dengan sangat cepat.

Anda hanya perlu tau dan tidak perlu tau banyak tentang cloud itu adalah awan. Karena artikel yang saya tulis ini tidak ditujukan untuk investor jangka panjang, melainkan trader jangka pendek. Dengan cloud ini anda bisa membcara pergerakan saham dan mendapat keuntungan yang signifikan.

BACA JUGA :   Rekomendasi Kartu Kredit Khusus Buat Anak 2021

Jadi bagaimana saya harus membacanya? Sangat sederhana.

Jika harga saham berada di atas awan ichimoku, berarti situasi sedang dalam uptrend.
Jika harga saham berada di awan ichimoku, itu berarti semuanya berjalan sideways.
Jika saham berada di bawah awan ichimoku, berarti sedang dalam tren turun.
Dalam jangka panjang dari 1999 hingga 2020, saham kita sebenarnya masih naik, dengan beberapa konsolidasi pada 2009 dan 2016. Maka tak heran jika saham Indonesia dinilai sangat “seksi” bagi investor asing.

Namun, pada Februari 2020, harga indeks saham kita memasuki zona konsolidasi dan berharap bisa berbalik naik lagi, tapi apa yang terjadi? Saat ini indeks saham sudah di bawah rata – rata incloud dan akan menurun nya harga saham yang ada pada perusahaan.

Jadi, melihat rata-rata pergerakan dan dua indikator di atas Ichimoku Cloud, kita dapat menyimpulkan bahwa kita berada di area yang sangat tidak memuaskan, yang mungkin kita sebut “stagnasi” di pasar modal. Jadi apa yang harus kita lakukan?

Pertama-tama, saya berharap mereka yang telah melakukan investasi sejak Juni 2019, berhati-hati dan mulai pergi. Bahkan jika Anda belum melakukan investasi apa pun, Anda harus tahu lebih banyak tentang konsekuensi dari investasi Anda yang ada dan menginvestasikannya kembali. – Evaluasi sesuai dengan tujuan keuangan Anda.

Kedua, bagi yang belum berinvestasi, ini merupakan momentum yang sangat istimewa yaitu mulai memasuki dunia pasar modal untuk tujuan jangka panjang, sekali lagi untuk tujuan jangka panjang. mengapa ? Ini karena harga saham perusahaan besar sedang didiskon secara signifikan.

BACA JUGA :   Perbedaan Dari Karakteristik Obligasi dan Saham, Wajib Tau!

Ketiga, apakah Anda berinvestasi atau tidak, Anda harus optimis bahwa ini adalah situasi yang terjadi tidak hanya di Indonesia, tetapi secara global. Karena ini bersifat global, saya yakin ini cenderung bersifat sementara, karena semua negara di belahan bumi ini pasti akan bersatu untuk mewujudkannya kembali. Pertanyaannya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bangkit kembali? Itu adalah sesuatu yang tidak dapat dijamin oleh siapa pun, tetapi saya berharap itu akan segera tercapai dengan kekuatan doa dari banyak orang.

Leave a Comment