Tips Level Kecerdasan Finansial di Atas Rata – Rata

TWIBBONK.com – Tips Level Kecerdasan Finansial di Atas Rata – Rata.

Tingkat kecerdasan finansial seseorang terbukti konsisten dengan perjalanan hidup seseorang dari satu zaman ke zaman berikutnya. Melalui Artikel ini, Anda akan dapat dengan mudah menyadari betapa cerdasnya kecerdasan finansial Anda melalui perkembangan kehidupan manusia di empat zaman berikut ini.

Zaman berburu adalah zaman di mana kehidupan manusia dapat digolongkan primitif, dan prinsip hidup adalah sesuatu harus segera dikonsumsi. Ini juga merupakan tingkat kecerdasan finansial manusia yang paling rendah dan cenderung langsung dikonsumsi. Ketika Anda menerima gaji, bonus atau THR, hal pertama yang terlintas dalam pikiran adalah bagaimana Anda akan membelanjakan uang yang Anda terima.

Zaman Pertanian Pada periode ini, pola kehidupan manusia telah berubah 180 derajat dibandingkan periode sebelumnya karena penantian dari menabur hingga panen. Di zaman pertanian ini, manusia mulai memiliki pemikiran untuk menyisihkan apa yang dihasilkan dan menyimpannya untuk bertahan hidup menunggu panen berikutnya.

Konsep menyisihkan apa yang dihasilkan inilah yang akhirnya dikenal di dunia yang lebih modern sebagai tabungan, yaitu menyisihkan apa yang dihasilkan pada saat panen. Dalam konteks perencanaan keuangan, terdapat tingkat kecerdasan keuangan yang lebih tinggi, yaitu kemampuan untuk menyisihkan atau menyimpan apa yang dihasilkan setiap bulannya.

Zaman industrialisasi adalah zaman ketika industri manufaktur, termasuk industri jasa, mulai berkembang pesat, dan orang mulai mencari sesuatu untuk menyimpan uang yang mereka simpan setiap bulan dengan aman. Akhirnya, orang lebih suka menyimpan uang mereka di bank daripada celengan atau di rumah agar uang mereka lebih aman dan menerima suku bunga yang lebih rendah.

BACA JUGA :   Cara Membaca Trend Saham Paling Mudah 2021

Zaman digital merupakan zaman modern terbaru yang kita hadapi saat ini, di mana segala sesuatu bergerak dengan sangat cepat. Dengan demikian, ternyata pengembalian yang diharapkan atas uang yang disimpan di bank lebih lambat dari tingkat inflasi tahunan.

Akhirnya, orang memikirkan cara untuk tidak hanya menyimpan uangnya di bank, tetapi juga menaruh uangnya di produk investasi lain untuk mendapatkan pengembalian yang tinggi dibandingkan dengan suku bunga bank dan inflasi.

Dengan melihat perkembangan zaman ini, CFP Andreas Hartono akhirnya menciptakan lima tingkatan informasi keuangan sebagai seorang perencana keuangan profesional.

Level 1 – Menghabiskan Uang
Level 2 – Penghematan Biaya
Level 3 – Perlindungan Uang
Level 4 – gandakan uang
Level 5 – Distribusi Uang

Leave a Comment